sebuah wadah kratifitas anak-anak 3 dari 60 Children's Center dampingan SOS Children's Villages yang berada di wilayah Indoensia Bagian Timur, penanggung Jawab 3 sanggar ini adalah Sdr. Dede Addil Syah. harapannya 3 Children Center ini memberikan warna baru dalam dunia kegiatan anak-anak dan keluarganya dalam melakukan pendampingan dan program kemandirian keluarga.
Rabu, 12 Januari 2011
TAMU PERDANA DI TAHUN 2011
Kurang lebih 3 tahun Children Center Sekar Ceria Sudagaran mengabdikan diri untuk mendampingi anak-anak dan keluarga FSP sehingga di tahun 2010 Children Center Sekar Ceria Sudagaran ini mendapatkan kesempatan untuk membangun Children Center yang ditempatkan di atas Rumah Koordiantor Balai dan sepenuhnya digunakan untuk berbagai kegiatan baik pengabdiannya di Masyarakat maupun di SOS Children’s Villages.
Di bulan Januari ini tepatnya tanggal 11 Januari 2010 Children Center Sekar Ceria Sudagaran kedatangan Tamu perdana dari Luar negri beliau Mr. Pako yang sedianya akan berkeliling ke beberapa Children Center yang berada di DIY dan di hari pertamanya mengunjungi 3 Children Center yang diakhiri di Children Center Sekar Ceria Sudagaran.
Di Children Center Sekar Ceria Sudagaran disuguhkan berbagai macam kegiatan anak-anak sebagai bagian dari kegiatan pendampingan anak dalam berkreatifitas dan mengembangkan life skille mereka. Diantaranya adalah menggambar tentang kebencanaan, membuat mading dan karya tulis, membuat kue, membuat sulak dari tali rafia dan membuat berbagai macam kerajianan dari manik-manik. Sebanyak 30 anak hadir mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias dan rasa kegembiraan anak-anak banyak menghasilkan karya untuk yang kesekian kalinya di awal tahun 2011.
Harapan dari Koordinator Bale Ibu Vissia Hartini dengan adanya Children Center Sekar Ceria Sudagaran menjadi percontohan bisa di dapatkan pula oleh 59 Children Center lainnya agar bisa merasakan fasilitas dan kemudahan dalam mengakses berbagai kebutuhan pendampingan, pelatihan dan penyuluhan untuk anak-anak, keluarga FSP bahkan bisa dirasakan oleh warga Sudagaran.
INFO SITUS RESMI SELURUH KABUPATEN JAWA TENGAH
Sumber http://ncca19.wordpress.com
Provinsi Jawa Tengah, Indonesia letaknya diapit oleh dua Propinsi besar, yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur. Letaknya 5o40′ dan 8o30′ Lintang Selatan dan antara 108o30′ dan 111o30′ Bujur Timur (termasuk Pulau Karimunjawa). Jarak terjauh dari Barat ke Timur adalah 263 Km dan dari Utara ke Selatan 226 Km (tidak termasuk pulau Karimunjawa).
Secara administratif Propinsi Jawa Tengah terbagi menjadi 29 Kabupaten dan 6 Kota, Ibukotanya adalah Semarang. Luas Wilayah Jawa Tengah sebesar 3,25 juta hektar atau sekitar 25,04 persen dari luas pulau Jawa (1,70 persen luas Indonesia). Luas yang ada terdiri dari 1,00 juta hektar (30,80 persen) lahan sawah dan 2,25 juta hektar (69,20 persen) bukan lahan sawah. (www.jatengprov.go.id).
Dan Berikut adalah daftar Situs Resmi Pemerintahan Di Jawa Tengah.
Minggu, 09 Januari 2011
Yel Children Center Garu Luku Gunung Kidul
Satu Bentuk Kreatifitas Children Center Garu Luku Gunung Kidul
(One form of Children's Creativity Center Garu Luku Gunung Kidul)
KEGIATAN MINGGU CERIA
Pada kegiatan Minggu ceria kali ini anak-anak terjun kemasyarakat dengan menemui teman-teman mereka yang sedang dalam keadaan sakit, tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada anak-anak agar mereka saling perduli dan saling memahami keadaan kesehatan atara yang satu dengan yang lain agar tercipta keluarga yang saling mendukung dan tolong menolong.
Tujuan anak-anak tidak lain memberikan motivasi dan kekuatan kepada anak-anak yang sakit agar lekas sembuh dan dapat mengikuti kegiatan kembali di Children Center bersama-sama lagi, selain itu juga kegiatan ini bertujuan membentuk karakter anak agar saling responsible dalam hal penanganan kesehatan yang mungkin bisa terjadi pada siapa saja yang berada di Children Center garu luku.
Selain itu anak-anak membentuk kepengurusan anak Children Center Garu Luku dengan sistem pemilihan JURDIL hal ini untuk melatih anak-anak memberikan hak suara mereka dalam melakukan kegiatan apapun yang ada dilingkungan dusun pucung. Dalam kepengurusan baru di Children Center Garu Luku terbentuk Ketua dan Wakil ketua, Sekretaris dan Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil, sub bidang yang menangani kegiatan baik di CC maupun dimasyarakat adalah keolahragaan dan kesehatan, Pendidikan dan Kesenian, Keamanan dan kebersihan dan bagian Keagamaan. Hal ini bertujuan melatih anak-anak untu memiliki rasa tanggungjawab dengan Tugas yang diembannya dan harapannya dengan melatih anak-anak sejak dini dalam bertanggungjawab nantinya ia akan sadar dengan apa yang mereka lakukan baik dalam keluarga sebagai anak, di sekolah sebagai siswa, dalam bermain sebagai teman dan dalam kegiatan Children center sebagai keluarga besar Garu Luku. Selain itu kegiatan minggu ceria kali ini juga menggali lebih dalam lagi tentang seni dan budaya anak-anak dengan cara eksplorasi jenis musik yang mereka bisa dengan media bambu dan digabungkan dengan olah vocal dengan menyanyikan lagu SOS dan Yel-yel Children Center serta satu lagu yang diciptakan oleh Koordinator Balai mas wawan
Sabtu, 08 Januari 2011
DUA PERAYAAN BESAR UNTUK ANAK
Perayaan Hari Ibu dan Hari Natal di Children Center Swara Nusa berlangsung sederhana dan penuh warna, Children Center Swara Nusa pada kesempatan ini memberikan nuasa baru dalam dua perayaan tersebut yang hadir selang beberapa hari antara hari Ibu dan Hari Natal, ada sedikit yang terlihat beda di Children Center tersebut, pernak pernik natal sudah terlihat dari luar balai lengkap dengan pohon natal dan ornamen yang menggantung melingkari pohon tersebut, Children Center swara nusa satu diantara balai yang mewadahi anak-anak balai dengan berbagai agama didalamnya, dan untuk menghormati anak-anak yang beragama kristiani balai tersebut disulap dengan hiasan natal dan terdapat tulisan “Selamat Haari Natal Desember 2010”.
Sebelumnya, juga diadakan perayaan hari ibu dan kali ini di Children Center swara nusa mengadakan kegiatan dengan menggabungkan dua unsur tersebut, anak-anak menceritakan tentang Ibu mereka dalam bentuk karya tulis, puisi maupun syair dan beberapa anak yang menggambar suasana natal yang sering mereka lakukan bersama keluarga maupun masyarakat disekitar mereka bagi yang beragama nasrani.
Antusias anak-anak Balai sangat tinngi terbukti banyak anak-anak membuat lebih dari 1 karya dengan tulisan maupun gambar yang berbeda. Apresiasi yang diberikan anak-anak kepada ibu mereka sangat terlihat dengan pembacaan karya mereka di depan anak-anak yang lain dan sebagai akhir nantinya anak-anak tersebut memberikan karya mereka kepada ibu mereka sebagai tanda kasih sayang terhadap para ibu atas segala jasa dan pengorbanannya.
salam
SOS To Be Better
Dede Addilsyah
Jumat, 07 Januari 2011
WARNA BUDAYA Masyarakat di CC Garu Luku Gunung Kidul
Kebudayaan adalah hasil cipta dan karsa manusia yang dapat dituangkan dalam bentuk benda, ide, konsep, kegiatan ataupun beragam macam. Yang diolah sedemikian rupa menjadi unsur-unsur budaya yang banyak berkecimpung didunia sosial masyarakat. Hal itu juga bisa dijabarkan sebagai satu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Di masyarakat Dusun Pucung desa kemadang kecamatan Tanjung sari Kabupaten Gunung kidul Daerah Istimewa Yogyakarta dimana Balai Anak Garu Luku binaan SOS Children’s Villages berada. Memiliki kebudayaan menarik yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan, terutama berbagai kegiatan Rembug warga baik itu dilakukan khsusus oleh Ibu-ibu, bapak-bapak, maupaun kegiatan rembug karangtaruna setempat.
Yang menarik untuk dilihat adalah berbagai kegiatan rembug warga tersebut menggunakan media arisan sebagai ajang bertukar pikiran dan pendapat untuk melakukan program yang akan dicanangakan. Dan media yang diberikan dari arisan tersebutpun sangat beragam ada yang memang hal biasa yang dilakukan di kebanyak tempat arisan dengan menggunakan Uang. Namun di masyarakat pucung ini sebagian besar arisan menggunakan bahan makanan hasil bumi yang telah dipanen warga setiap 1 tahun 2-3 kali. Misal rembug warga yang dilakukan Ibu-Ibu PKK, rembug warga bapak-bapak dan rembug bandusan dusun pucung, desa kemadang tersebut, di tahun 70an warga melakukan kegiatan arisan menggunakan singkong karena pada tahun tersebut singkong menjadi komoditi terbesar masyarakat setempat, pada tahun 80an berangsung pidah melalui media singkong dan jagung, pada era 90an sampai sekarang arisan yang dilakukan beragam ada yang menggunakan singkong, beras bahkan dan ada pula yang menggunakan telur sepertiyang dilakukan POSYANDU dusun pucung yang diawali dari PMT pemerintah hanya diberikan untuk balita 1th 2x.
Sejarah telah mencatat peradaban yang masih terjaga dan dilestarikan di dusun pucung desa kemadang ini yang membuktikan bahwa warisan budaya leluhur masih sangat kental dirasakan di wilayah ini. Hal ini bertujuan untuk menanamkan sikap kesederhanaan yang dimiliki warga setempat dan sifat kegotongroyongan dan kebersamaan warga tidak luntur dengan kemajuan zaman. Olehkarena itu setiap bulannya kegiatan arisan baik yang dilakukan oleh bapak-bapak, ibu-ibu bahkan karang taruna masih ada sampai saat ini dan sebagian masih berupa arisan yang berbentuk bahan pangan.
ATAS NAMA CINTA (Sebuah Refleksi BASC Sudagaran)
ATAS NAMA CINTA
dibacakan Oleh Ibu Vissia Hartini selaku Koord Bale saat kegiatan Refleksi
dibacakan Oleh Ibu Vissia Hartini selaku Koord Bale saat kegiatan Refleksi
Kami pupuskan keegoisan ini,
Dan mengabdi pada anak-anak Kami, Pada masyarakat Kami dan bangsa Kami
Mempererat tali persaudaraan dan menjadi penghubung kebersamaan antara satu dengan yang lainya.
Kurang lebih 3th aku mendampingi anak-anak di Balai Anak Sekar Ceria Sudagaran, telah banyak yang telah aku dapatkan.
Berbagi cinta kasih dan berbagi pengetahuan dengan anak-anak Kami,
Kami berbakti demi tujuan mulia, menggapai mereka lebih dekat dan lebih erat lagi
Kami peduli, Kami berbagi, Kami mengabdi.
Surut kami dalam kejenuhan, mengalir deras bagai air sungai yang tak surut mencari celah keberagaman, namun kami sadar bahwa inilah jalan hidup kami.
Menyusuri setiap hela nafas dan ketidak berdayaan kami dalam berusaha.
Kami selalu mencoba untuk saling mengasihi, saling memberi dan saling menerima
Apapun itu, bagaimanapun itu dan seberapapun itu,
Kami ajarkan kepada anak-anak kami untuk saling menghargai dalam keberbedaan.
Dipenghujung tahun lalu adalah puncak dari rotasi kehidupan masa lampau
Yang tak akan lagi dan tak terulang untuk kembali
Namun pijakan itu akan selalu kami gapai menuju tahun yang baru
Tahun dimana akan banyak kenangan yang dibuat
Anak-anak ku.............
Kalian lah tumpuan hidup keluarga-keluarga mu
Kami titipkan semua pelajaran hidup yang pernah kalian dapatkan dan kami berikan
Untuk bekal kelak dimasa yang akan datang
Yang telah lalu jadikan itu sebagai pelajaran berharga yang tak ternilai
Anak-anak ku..............
Jadilah tentara-tentara kecil yang siap menyongsong hari baru
Saling asah, saling asih dan saling asuh
Jangan pernah redup cahaya-cahaya kecil ku
Kalian mampu menjadi anak yang dapat membanggakan orang tua mu
Langganan:
Postingan (Atom)






